Fang Shen Melepas Penderitaan Makhluk Hidup

KontraPro, Tangerang - Warga keturunan Tionghoa yang ada di Tangerang terutama yang beragama Buddha memiliki sebuah ritual atau kegiatan melepas makhluk hidup ke alam liar. Hal ini dilakukan salah satu keluarga besar yang berada di wilayah Tangerang, pada Kamis 7 Juli 2022 di Dermaga Fang Shen, kawasan Bangsasuci pinggir Kali Cisadane Jalan KH. Abdul Latip, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.

Menurut salah satu tokoh Agama Budha, kepada KontraPro menjelaskan bahwa kegiatan Pelepasan makhluk hidup tersebut, dalam ajaran agama Buddha disebut sebagai Fang Shen. “ Warga keturunan Tionghoa terutama yang beragama Buddha memiliki sebuah ritual atau kegiatan melepas makhluk hidup ke alam liar. Pelepasan makhluk hidup tersebut, dalam ajaran agama Buddha disebut sebagai Fang Shen," jelas Tokoh Agama Budha yang mendampingi kegiatan tersebut.

Tokoh Agama Budha menjelaskan pula bahwa kegiatan Fang Shen itu membebaskan makhluk hidup, sebuah bentuk praktek kebaikan dari ajaran Budha, ajaran Budha itu mempraktekan ajaran mulya berunsur 8 yaitu; pandangan benar, pikiran benar, ucapan benar, perbuatan benar, mata pencaharian benar, usaha benar, perhatian benar, konsentrasi benar.

Untuk mempraktekan 8 jalan mulia itu kata Tokoh Agama Budha, “Kita harus berusaha melakukan sebuah kebajikan, dengan melepas makhluk hidup, pikiran benar maksudnya, pikiran melepas untuk kebaikan, bisa memberi materi dan memberi tenaga, membebaskan makhluk hidup, semua jenis makhluk hidup yang menderita, kita bisa lepaskan dengan jumlah makhluk hidup yang jumlahnya tidak terbatas, selama kita hidup kapanpun kita bisa melakukan Fang Shen, ada acara sembahyang tetapi hanya sebentar karena kalau terlalu panjang juga kasihan makhluk hidupnya menunggu terlalu lama untuk dibebaskan, niatnya bagi yang melakukan Fang Shen, terbebas dari penderitaan, dengan kita melakukan seperti itu akan mengalami kebahagiaan bathin dari melepas makhluk hidup, yang paling diutamakan adalah kita dengan membebaskan makhluk hidup seperti itu, kita memancarkan cinta kasih sesama semua makhluk hidup".

Tokoh Agama Budha juga menghimbau kepada semua umat, supaya bisa mempraktekan paling tidak mereka tidak melakukan kejahatan kemudian menambah kebajikan mensucikan hati dan pikiran.

~Ryn/Edi~

Explor Your Next

Journey

Physiological respiration involves the meensure the composition of the functional residual.